Sumur Minyak di Peureulak Aceh Timur Terbakar

Sumur minyak terbakar di Ranto Panjang Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu (25/4/2018). [Foto: Antara Aceh]

BANDA ACEH - Sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar pada Jumat (5/7) malam dan menyebabkan dua warga setempat dilarikan ke rumah sakit.

"Iya, ada kebakaran sumur minyak di Desa Seuneubok Jumat sekira pukul 20:30 Wib malam (5/7)," kata Humas Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Akhyar Rasyidi saat dikonfirmasi di Banda Aceh, Sabtu (6/7/2019).

Menurut dia, terkait kebakaran sumur minyak tersebut perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus (SKK) pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi Sumatera Bagian Utara (SKK Sumbagut).

"Terkait insiden itu perlu penyelidikan dan kami akan berkoordinasi dengan SKK Sumbagut apakah wilayah itu termasuk Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)," kata dia.

Informasi yang dihimpun, saat ini lokasi tapak sumur minyak yang terbakar itu sudah berhasil dipadamkan dan kedua korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Zubir Mahmud, Idi, Aceh Timur.

Kedua warga yang menjadi korban terbakarnya sumur minyak tersebut diketahui penduduk Gampong Seuleumak Muda, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Warga Diingatkan Tidak Menambang Minyak Secara Ilegal

Pemerintah Aceh mengingatkan masyarakat di Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur dan sekitarnya untuk tidak menambang minyak dan gas secara ilegal guna mencengah kemungkinan terjadinya kecelakaan yang menimbulkan korban.

"Pemerintah sudah sering mengingatkan masyarakat untuk tidak menambang minyak secara ilegal," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Mahdinur di Banda Aceh, Sabtu (6/7/2019).

Pernyataan ini disampaikan Kadis ESDM Aceh saat dimintai tanggapannya terkait kebakaran sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pada Jumat (5/7/2019) malam.

"Kami belum mendapatkan informasi terkait kebakaran itu dan lagi-lagi kami menginginkan warga tidak menambang minyak secara ilegal guna mencengah terjadinya korban seperti yang pernah terjadi pada Rabu (24/5/2018)," ujar Kadis ESDM Aceh.

Ia menambahkan, menambang minyak secara ilegal melanggar hukum dan berpotensi menelan korban jiwa karena tidak menaati aturan yang berlaku.

"Menambang minyak itu ada aturannya dan menambang minyak tidak melalui prosedur hukum tentu melanggar hukum dan bisa dipidana," ucap Mahdinur.[]

Komentar

Loading...