Tak Ada Penambahan, Positif Covid-19 Aceh Masih Tetap 49 Kasus

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, merilis prevalensi kasus Covid-19 di Aceh, berdasarkan laporan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota, per tanggal 22 Juni 2020, pukul 15.00 WIB.

Juru Bicara Pemerintah Aceh yang akrab disapa SAG itu, Senin sore (22/6), mengatakan akumulasi kasus Covid-19 di Aceh kini masih berjumlah 49 orang.
Dari jumlah itu, SAG menjelaskan, jumlah yang sedang diisolasi dan dirawat di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota sebanyak 27 orang. Penderita Covid-19 yang sudah sembuh sebanyak 20 orang, serta jumlah yang meninggal dunia dua orang, masing-masing pada 23 Maret dan 27 Juni 2020.

“Mereka yang diisolasi di rumah sakit saat ini umumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) dan diuji swab secara berkala hingga hasilnya menjadi negatif berturut-turut dua kali,” ujar SAG

Data Covid-19 Aceh hingga Senin, 22 Juni 2020. [Sumber: Dinkes Aceh]
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh saat ini, kata SAG, sebanyak 2.231 orang. Terdapat penambahan ODP baru sebanyak satu orang dibandingkan data kemarin, yang berjumlah 2.231 orang.

“ODP dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota sebanyak 115 Sedangkan sebanyak 2.116 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” jelas SAG.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 117 kasus.

"PDP yang sedang dirawat saat di rumah sakit rujukan Covid-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak tiga orang. Sembuh sebanyak 113 orang. Sedangkan PDP yang meninggal di Aceh satu orang, dan meninggal pada 26 Maret 2020," rincinya. []

Komentar

Loading...