Tanggapi Laporan Warga Soal Dana Desa, Inspektorat Aceh Singkil Lakukan Audit Khusus

Tim Inspektorat Aceh Singkil dan pihak Kecamatan Singkil saat melakukan pertemuan dengan warga terkait akan dilakukannya audit khusus terhadap penggunaan Dana Desa Teluk Rumbia, Selasa (15/12/2020). [Foto: Acehonline.co/Zulkarnain]

ACEH SINGKIL - Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil melakukan audit khusus terhadap penggunaan Desa Teluk Rumbia Kecamatan Singkil, Aceh Singkil. Hal itu dilakukan pihak inspektorat atas laporan warga yang menduga adanya ketidaksesuaian realisasi dana desa di Desa Teluk Rumbia.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, tim Inspektorat datang menggelar rapat teknis sebelum melakukan audit di Kantor Kepala Desa Teluk Rumbia yang dihadiri Camat, Perangkat desa, BPG serta masyarakat, Selasa (15/12/2020).

Dalam rapat itu, Tim Inspektorat Aceh Singkil Bidang Pengendali Teknis, Nya' Abidin, mengatakan audit khusus tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan laporan yang masuk kepada Inspektorat Aceh Singkil. Audit tersebut juga dilakukan berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 094/SPT/120/2020.

“Maka dari itu kami beritahukan kepada pemerintahan desa, terhitung mulai tanggal 15 hingga 21 Desember 2020, kami mengadakan audit khusus di sini. Administrasi yang kami butuhkan nanti agar bisa disediakan," ungkap Abidin.

Dalam audit khusus itu, Nya' Abidin menjelaskan, pihaknya akan mengaudit Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Anggaran Tahun 2018 dan 2019, serta dana desa Anggaran tahun 2019 dan tahun 2020.

“Kedatangan kami kemari supaya masyarakat bisa mengetahui bahwa Inspektorat mengadakan audit. Supaya jangan nanti diduga sembunyi-sembunyi, mohon kawal kami," ujar Abidin

Sementara itu Camat Singkil, Sofyan, di awal pertemuan menyampaikan sesuai dengan juknisnya, audit yang dilakukan inspektorat berdasarkan laporan masyarakat yang menyampaikan dugaan-dugaan tentang ketidak sempurnaan atau ketidak sesuaian penyaluran dana desa, yang juga sebelumnya telah dilaporkan ke pihak kecamatan.

“Kami selaku pembina dan pengawasan telah melaksanakan tugas sesuai tupoksi," ungkap Sofyan.

Camat Singkil juga menyampaikan, sebelum tim Inspektorat datang, pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan guna meninjau laporan tersebut.

“Dan di sana ada temuan atau kekurangan yang tidak kami anggap sesuai dengan gambar atau RAB (rencana anggaran biaya), seperti pekerjaan lapangan bola kaki,” paparnya.

“Berkat turunnya tim pengawas dari kecamatan, disepakati bahwa bila ada kekurangan akan dihitung dan dikembalikan, khusus untuk lapangan bola," tambah Sofyan.

Selain itu, Camat Singkil juga menambahkan, terkait laporan warga, pihak kecamatan juga turut meninjau pembangunan WC Umum (kakus), yang dibangun enam unit di dusun tengah, yang terbuat dari kayu.

“Saya perintahkan kepada Kepala desa untuk memindahkan lokasi WC sebelumnya ke tempat yang lebih layak, bahkan melaui surat resmi dari kami," jelas Sofyan.

Selain itu, Sofyan juga mengatakan, mengenai bangunan fisik dari dana desa, pihaknya juga telah meninjau langsung pembangunan jalan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU), yang diduga tidak berpedoman pada gambar.

“Dari informasi yang kami terima dari tim pelaksana kegiatan (TPK) menyampaikan bahwa lebar jalan tersebut tiga meter, itu juga sudah saya sampaikan kepada TPK, bahwa tidak sampai ke ujung lebarnya tiga meter. Sudah kami sarankan kepada TPK sampai di mana lebarnya tiga meter harus disesuaikan dengan gambar," tegas Sofyan

Kemudian menyangkut dengan penambahan kantor tiga meter kali tujuh meter, lanjut Sofyan, secara teknis dirinya mengaku tidak bisa memastikan hal tersebut, meski dia juga mengaku meragukannya.

“Cuma secara logika itu meragukan, supaya ada tim teknisnya untuk diaudit. Sebab ini ranahnya konsultan, apa memang wajar?" tanya Sofyan.

"Begitu juga dengan WC kantor, ada keraguan kami sebagai pengawas dan pembina dari kecamatan, yang ukuran lebarnya 1,5 meter kali 7 meter panjangnya. Soal biaya (anggaran), saya tidak tau persis. Kami kira ada di laporan masyarakat tentang Anggaran Tahun 2020. Inilah yang kami temui di lapangan, semua sudah kami rampungkan," tegas Sofyan.

Dalam kesempatan itu, Camat Singkil mengapresiasi itikad baik masyarakat yang melaporkan persoalan tersebut, agar dugaan ketidak sesuaian realisasi dana desa dapat diluruskan.

"Saya minta kepada saudara-saudara saya dari masyarakat, jangan su’udzon terhadap saya. Ini yang saya sampaikan apa adanya," imbuh Sofyan. []

Komentar

Loading...