Terbakar Api Cemburu, Pria Asal Aceh Timur Rampas dan Bawa Kabur Hp Mantan Kekasih

FA, tersangka perampas HP yang diamankan di Mapolsek Lueng Bata. (FOTO : Istimewa)

ACEH BESAR - Cemburu karena mantan kekasih sering terlihat bersama orang lain, lelaki berinisial FA (25) warga salah satu gampong di Sungai Raya, Aceh Timur merampas dan membawa kabur handphone (HP) milik kekasih Laina Rahmi, warga Kutabaro, Aceh Besar.

Korban yang tidak terima perlakuan tersebut langsung melaporkan pelaku ke pihak kepolisian setempat. Kejadian tersebut terjadi di Gampong Panteriek, Lueng Bata, Banda Aceh (16/3/2021) sekitar jam 15.00 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kapolsek Lueng Bata, AKP Ritian Handayani mengatakan, aparat kepolisian dari Polsek Lueng Bata, Banda Aceh menerima laporan korban bernama Laina itu langsung mendalami kejadian serta melakukan penyelidikan.

“Kami dari Polsek Lueng Bata setelah menerima laporan polisi dari korban, terus melakukan pendalaman dan penyelidikan, ternyata kasus yang menimpa korban kedua kalinya setelah terjadi di wilayah hukum Polsek Kutabaro tahun 2020 silam,” sebut AKP Ritian.

Menurut Kapolsek, Korban dan pelaku pernah menjalin hubungan, namun kandas di tengah jalan sehingga pelaku FA melakukan tindak pidana perampasan. Namun saat perampasan itu terjadi, pelaku juga melakukan pengancaman apabila kelakuannya diberitahukan kepada orang tua korban, maka akan dibunuh.

Dengan kasus yang sangat mengancam jiwa korban, tim Opsnal Polsek Lueng Bata terus mencari keberadaan pelaku, dan pada hari Selasa (23/3/2021) sekira 19.30 WIB, pelaku FA berhasil diamankan di terminal barang, gampong Santan, Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Disini, saya selaku Kapolsek memimpin penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu mengakui bahwa HP milik korban berada di salah satu toko Ponsel kawasan Lampaseh, Banda Aceh untuk di instal ulang dengan niat akan di jual, dan barang bukti tersebut berhasil kami amankan,” tutur Kapolsek.

Sementara itu dari keterangan korban, tambahnya, telah mencoba minta HP tersebut secara baik-baik. Namun, tersangka tidak mau memberikan dengan berbagai alasan.

Kepada penyidik, pelaku mengaku dirinya sebenarnya ingin memiliki HP milik korban. Namun HP yang pertama ianya ambil telah terjual senilai Rp. 800 ribu kepada orang lain.

Sementara itu, barang bukti berupa Hp Merk Realme C15 warna abu – abu milik korban Laina serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter BL 5152 LT sebagai alat bantu diamankan di Polsek Lueng Bata.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Lueng Bata dan dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman sembilan tahun kurungan penjara.[]

Komentar

Loading...