Tim Rimueng Polresta Banda Aceh Amankan Tersangka Begal Dua Mahasiswi USK

Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha saat memberikan keterangan terkait penangkapan tersangka pembegalan terhadap dua mahasiswi Universitas Syiah Kuala (USK). [foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap tersangka pembegalan terhadap dua mahasiswi di Banda Aceh di kawasan Universitas Syiah Kuala (USK), Senin malam (26/4/2021).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, mengatakan tersangka yang melakukan begal terhadap dua mahasiswi berhasil diamankan tim rimueng.

"Kejadian yang sempat viral beberapa waktu lalu di media sosial menjadikan atensi yang harus kami lakukan dengan ektra keras, dimana menyebabkan dua korban yang harus dirawat di rumah sakit serta barang berharga miliknya dibawa oleh tersangka," sebut Kasatreskrim.

"Salah seorang tersangka yani HEN, saat ini masih kami tetapkan sebagai DPO, sementara tersangka IR warga Lamgapang berhasil diamankan," sebut Kasatreskrim.

Terkait koronolgi, AKP Ryan menjelaskan, awalnya korban SN (23) bersama rekannya MH (22) pada Rabu (7/4/2021), hendak membeli makanan menggunakan sepeda motor. Namun secara tiba-tiba kedua pelaku mengikuti korban menggunakan sepeda motor jenis Vario langsung melakukan aksi penjabretan terhadap HP korban yang diletakkan di dalam box depan.

"Saat pelaku mengambil HP, korban terjatuh dari sepeda motornya seraya berteriak "jambret" dan warga pun menolong korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Prince Nayyef Unsyiah. Korban mengalami luka serius di badannya," sebut Kasatreskrim lagi.

Berbekal penyelidikan terhadap aksi kejahatan tersebut, lanjut Kasat, Unit Reskrim Polsek Syiah Kuala yang dibantu Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh menemukan pelaku tadah hasil kejahatan di sebuah ponsel di kawasan Darussalam berinisial SF (27), yang merupakan warga Lueng Ie Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

"Pelaku tadah menerima hasil gadai HP milik korban senilai Rp 700 ribu yang dititipkan oleh tersangka HEN. Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap SAI, polisi menemukan identitas tersangka diantaranya HEN dan IR sehingga team rimueng dan personel Polsek Syiah Kuala berhasil mengamankan IR dirumahnya Senin (26/4/2021) di kawasan Lamgapang, Aceh Besar," jelas AKP Ryan.

Hasil dari menggadaikan HP, lanjutnya, kedua tersangka mempergunakan untuk membeli Narkotika jenis sabu.

"Trsangka HEN telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang oleh Satreskrim Polresta Banda Aceh," tutur AKP Ryan.

"Sementara SAI, dijerat dengan Pasal 480 KUHP, sementara IR dijerat dengan pasal 363 KUHP dan diancam hukuman 7 tahun penjara," pungkas Kasatreskrim. []

Komentar

Loading...