Bertambah 4.192, Positif Covid-19 di Indonesia Capai 506.302 Kasus

Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). [Foto: Kompas.com]

JAKARTA - Pemerintah memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat hingga saat ini, Selasa (24/11/2020). Hal ini terlihat dari terus bertambahnya kasus Covid-19, dengan adanya lebih dari 4.000 pasien baru.

Data pemerintah hingga Selasa (24/11/2020) mencatat ada 4.192 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 506.302 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Informasi ini disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Selasa sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id dengan update yang tersedia setiap sore.

Pasien sembuh dan meninggal

Meski jumlah kasus positif terus bertambah, pemerintah memperlihatkan bahwa harapan muncul saat pandemi dengan banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh. Dalam sehari, ada penambahan 2.927 pasien Covid-19 yang dianggap sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona.

Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh totalnya berjumlah 425.313 orang sejak awal pandemi.

Namun, masih kabar duka juga berlanjut dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 23-24 November 2020, ada 109 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 16.111 orang. Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat sebesar 64.878 orang. Selain kasus aktif, pemerintah juga mencatat ada 64.414 orang yang sekarang berstatus suspek.

Data spesimen

Sebanyak 4.192 kasus baru Covid-19 diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap 39.971 spesimen dalam sehari. Dalam periode yang sama, diketahui ada 27.768 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.

Total, pemerintah sudah sudah melakukan pemeriksaan 5.420.591 spesimen terhadap 3.608.244 orang yang diambil sampelnya. Sebagai catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali. []

Komentar

Loading...