Delapan Bulan Covid-19 Indonesia: Total Kasus 415.402, Bertambah 2.618

Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). [Foto: Kompas.com]

JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah berjalan tepat delapan bulan pada hari ini, Senin (2/11/2020). Akan tetapi, belum ada tanda-tanda penularan virus corona mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari masih bertambahnya kasus Covid-19.

Data pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB ini memperlihatkan bahwa ada 2.618 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 415.402 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Informasi ini disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Senin sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, dengan update yang tersedia setiap sore.

Pasien sembuh dan meninggal

Dalam delapan bulan pandemi, terlihat harapan tumbuh dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh. Dalam sehari, ada penambahan 3.624 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi terinfeksi virus corona. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh kini mencapai 345.566 sejak awal pandemi.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 1-2 November 2020, ada 101 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 selama delapan bulan pandemi mencapai 14.044 orang.

Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 55.792 orang. Selain kasus positif, tercatat juga ada 59.500 orang yang saat ini berstatus suspek.

Data spesimen

Sebanyak 2.618 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 26.661 spesimen dalam sehari. Dalam jangka waktu yang sama, ada 20.146 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen. Jumlah pemeriksaan ini tidak memenuhi target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu, yaitu 30.000 tes per hari.

Sejauh ini, pemerintah sudah memeriksa 4.567.608 spesimen terhadap 2.919.560 orang yang diambil sampelnya. Sebagai catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.

Kasus Covid-19 kini sudah tercatat di semua provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Secara lebih rinci, sudah ada 502 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang mencatat adanya penularan virus corona. Artinya, pandemi Covid-19 sudah berdampak di lebih dari 97 persen wilayah Indonesia. []

Komentar

Loading...