Hukuman Kebiri Kimia Tak Berlaku untuk Pelaku Kekerasan Seksual Anak-anak

JAKARTA - Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 mengecualikan pelaku anak dari tindakan kebiri kimia dan tindakan pemasangan alat pendeteksi elektronik. Dalam PP ini, anak didefinisikan sebagai seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

"Pelaku anak tidak dapat dikenakan tindakan kebiri kimia dan tindakan pemasangan alat pendeteksi elektronik," demikian tertulis pada Pasal 4 PP Nomor 70 Tahun 2020 tersebut, dikutip Senin (4/1/2021).

Tindakan kebiri kimia yang dimaksud dalam PP ini ialah pemberian zat kimia melalui penyuntikan atau metode lain, yang dilakukan kepada pelaku yang pernah dipidana karena melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, sehingga menimbulkan korban lebih dari satu orang, mengakibatkan luka berat, gangguan jiwa, penyakit menular, terganggu atau hilangnya fungsi reproduksi, dan/atau korban meninggal dunia, untuk menekan hasrat seksual berlebih, yang disertai rehabilitasi.

Tindakan kebiri kimia dan pemasangan alat pendeteksi elektronik ini dilakukan setelah pelaku menjalani pidana pokok. Jangka waktu kebiri kimia dan pemasangan alat pendeteksi ialah selama dua tahun. []

Komentar

Loading...