Tiga Pasien Corona di Indonesia Meninggal Dunia, 69 Positif

Ilustrasi petugas medis Indonesia mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menangani pasien Covid-19 [Foto: Antara]

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan tiga pasien positif Corona kembali meninggal. Mereka merupakan bagian dari penambahan total 35 kasus positif menjadi total 69 orang. Total hingga saat ini sudah empat pasien corona di Indonesia yang dinyatakan meninggal dunia.

"Pertama kita identifkasi kasus 35 perempuan 57 tahun masuk rumah sakit menggunakan ventilator. Belum dilakukan pemeriksaan COVID-19. Perburukan menjadi cepat. Hari itu juga meninggal," kata Yurianto di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Menurutnya, kemudian diketahui dari hasil pemeriksaan spesimennya ternyata positif. Ia mengatakan telah berkordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk segera melakukan tracing terhadap pasien terkait.

Selanjutnya adalah Pasien 36, yang merupakan perempuan berumur 37 tahun. Ia masuk rumah sakit bersama dengan kondisi Pasien 35 yang menggunakan ventilator.

"Mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal. Setelah pemeriksaan spesimen, ternyata positif. Langsung tracing. Kami menunggu hasil kontak tracing," Kata Yurianto.

Kedua pasien ini diketahui dirawat di RSPI Sulianti Saroso.

Ketiga, adalah pasien nomor 50 yang merupakan laki laki 59 tahun. Sama dengan pasien 35 dan 36, ia disebut Yurianto mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal.

Berikut ini data pasien positif virus corona terbaru dari pemerintah:

Kasus Nomor 37. Laki-laki 43 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 38. Perempuan 80 tahun. Kondisi sakit sedang berat. Stabil tidak menggunakan ventilator.
Kasus Nomor 39. Laki-laki 54 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 40. Perempuan 46 tahun. Kondisi nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 41. Laki-laki 40 tahun. Sakit ringan sedang
Kasus Nomor 42. Laki-laki 66 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 43. Laki-laki 34 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 44. Laki-laki 57 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 45. Perempuan 29 tahun. Kondisi sakit ringan sedang
Kasus Nomor 46. Laki-laki 30 tahun. Kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 47. Laki-laki 61 tahun kondisi sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 48. Laki-laki 35 tahun. Sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 49. Laki-laki 3 tahun. Kondisi sakit ringan sedang
Kasus Nomor 50. Laki-laki 59 tahun. Mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal. Positif Covid-19. Kontak tracing sedang dilakukan Dinkes.
Kasus Nomor 51. Laki-laki 60 tahun. Nampak sakit sedang.
Kasus Nomor 52. Perempuan 59 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 53. Perempuan 24 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 54. Laki-laki 2 tahun. Nampak sakit sedang
Kasus Nomor 55. Perempuan 26 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 56. Laki-laki 58 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 57. Perempuan 27 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 58. Laki-laki 51 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 59. Laki-laki 63 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 60. Perempuan 25 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 61. Perempuan 58 tahun. Nampak sakit sedang.
Kasus Nomor 62. Laki-laki 51 tahun. Nampak sakit ringan sedan.
Kasus Nomor 63. Laki-laki 34 tahun. Nampak sakit ringan sedang
Kasus Nomor 64. Perempuan 49 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 65. Laki-laki 48 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 66. Laki-laki 73 tahun. Nampak sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 67. Perempuan 25 tahun sakit ringan sedang
Kasus Nomor 68. Perempuan 38 tahun sakit ringan sedang.
Kasus Nomor 69. Perempuan 80 tahun sakit sedang. []

Komentar

Loading...