TNI AL Kerahkan KRI Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Jatuh

Kapal Perang Republik Indonesia Teluk Gilimanuk. [Foto: Istimewa]

JAKARTA - TNI Angkatan Laut mengerahkan sejumlah kapal perang atau Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk membantu proses pencarian pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu usai hilang kontak, Sabtu (9/1/2020).

"Unsur-unsur TNI Angkatan Laut membantu Search and Rescue (SAR) pesawat Sriwijaya Air," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjodjono dalam keterangannya.

KRI yang dikerahkan untuk membantu berasal dari jajaran Koarmada I dan Lantamal III. KRI tersebut antara lain KRI Teluk Gilimanuk, KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI KRI Cucut -866, KRI Tengiri serta dua Sea Rider Kopaska dan dua kapal Tunda yakni TD, Galunggung dan Malabar.

Selain itu, TNI AL juga telah menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 onboard KRI Bontang yang saat ini posisi sandar di dermaga JICT Jakarta.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1).

Kementerian Perhubungan menyebut pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati.

Dari keterangan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, pesawat jatuh di Pulau Laki yang berada di antara Pulau Lancang dan Pulau Tidung.

Warga setempat mendengar suara ledakan dan api. Tak lama tim pencarian menemukan puing dan benda-benda seperti gulungan kabel, potongan celana jeans, dan logam-logam aluminium. []

Komentar

Loading...