Dek Gam Sorot Kasus Warga di Aceh Barat Jadi Tersangka Setelah Protes Dana Desa

Anggota Komisi 3 DPR RI, Nazaruddin Dek Gam. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Anggota Komisi 3 DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, memberikan perhatian khusus terkait adanya warga Aceh Barat yang ditetapkan sebagai tersangka setelah menggelar aksi memprotes penggunaan bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dana desa.

Kejadian itu terjadi Desa Suak Pante Breuh, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Di mana salah seorang warga desa tersebut yakni Rusdi N (35), ditetapkan menjadi tersangka oleh Polsek Samatiga.

Rusdi ditetapkan sebagai tersangka terkait laporan dari Keuchik Suak Pante Breuh, dengan dugaan pencemaran nama baik setelah Rusdi menggelar aksi bersama sejumlah warga

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--mengaku aneh dengan kejadian itu. Seharusnya, Dek Gam menilai, kepolisian juga harus melakukan penyelidikan atas aksi yang dilakukan oleh masyarakat terkait penggunaan BLT dana desa, bukan malah lebih fokus pada pencemaran nama baik.

“Ini aneh bagi saya, kasus seperti ini akan menjadi perhatian khusus saya. Jangan yang besar dilupakan, malah masalah kecil dibesarkan dan dijadikan tersangka, hak demokrasi warga juga harus diperhatikan,” kata Dek Gam, dalam ketarangan tertulisnya, Senin (21/9/2020).

Menurutnya, prioritas utama bagaimana kebutuhan publik harus dipenuhi.

“Jangan semua laporan yang sifatnya berhubungan dengan perkara kecil selalu dijadikan prioritas, padahal bisa diselesaikan melalui non pengadilan,” ungkap Dek Gam.

“Bayangkan jika semua laporan ditangani polisi, padahal kasus berhubungan dengan perkara ringan yang notabennya bisa difasilitasi untuk didamaikan,” tambah politisi PAN itu.

Sebagai anggota Komisi 3, Dek Gam mengaku akan melakukan pemantauan khusus terhadap perkara-perkara khusus yang ditangani polisi, tapi objek hukumnya tidak harus melalui pengadilan.

“Ini akan menjadi fokus utama untuk pengawasan yang akan kami lakukan, memang hukum harus ditegakkan, tapi jangan juga akhirnya berat sebelah hukum yang berlaku,” ujarnya.

Untuk itu, Dek Gam mengatakan dirinya ke depan akan membentuk desk pelaporan publik terhadap penanganan perkara yang berhubungan dengan masyarakat kecil.

“Tim ini akan membentuk desk pelaporan sebagai posko pelaporan, dan akan fokus pada upaya-upaya untuk menelaah penanganan perkara yang sifatnya ringan,” imbuhnya. []

Komentar

Loading...