Jelang Penutupan, BPN Prabowo-Sandi Resmi Daftarkan Gugatan Pilpres ke MK

Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi mendaftarkan gugatan ke MK. [Foto: Detik.com]

JAKARTA - Tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno secara resmi telah mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (24/5/2019) pukul 22.44 WIB. BPN mendaftarkan gugatannya kurang dari 1,5 jam sebelum pendaftaran ditutup yaitu pukul 24.00 WIB.

"Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan permohonan sengketa perselisihan hasil pilpres dan malam ini kami akan serahkan secara resmi permohonan itu," ujar Ketua Tim Hukum BPN, Bambang Widjojanto.

Bambang menyerahkan satu buah bundel kliping berkas yang berisi surat permohonan dan daftar alat bukti. Dia mengatakan tim hukum akan segera melengkapi daftar alat bukti itu. Tim kuasa hukum BPN yang mendaftarkan gugatan diwakili empat orang.

Selain Bambang, tampak pula penanggung jawab tim penasihat hukum BPN Hashim Djohohadikusumo. Lalu ada Denny Indrayana dan Rikrik Rizkian yang merupakan anggota tim. Seperti diketahui, BPN Prabowo-Sandiaga menggugat hasil Pilpres setelah kalah suara dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Wujudkan Demokratis

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), gugatan yang didaftarkan ke MK tersebut merupakan bagian dari mewujudkan demokrasi.

"Saya akan serahkan secara resmi permohonan resmi beserta alat buktinya. Dan mudah-mudah ini bisa jadi bagian penting dari upaya kami mewujudkan harapan dan merebut optimisme. Ini kami ajukan sebagai bagian penting untuk sengketa sidang ini," kata BW di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

BW mengatakan dirinya percaya MK dapat jadi bagian dari upaya mewujudkan upaya demokratis.

"Mudah-mudahan ini juga jadi bagian penting dalam mewujudkan upaya demokratis di negara ini, Dan kami percaya MK akan jadi bagian penting dalam upaya tersebut," tutur BW.

Dalam mendaftarkan gugatan sengketa ini, BW mengatakan akan melengkapi alat bukti yang dibutuhkan.

"Dan nanti kepada panitera kami akan secara resmi menyerahkan permohonan itu dilengkapi dengan daftar alat bukti. dan mudah-mudahan dalam waktu yang lebih singkat lagi kita akan melengkapi semua alat bukti yang memang diperlukan," ujarnya.

Bambang: Mudah-mudahan MK Bukan Bagian Rezim Korup

Ketua tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), berharap gugatan pihaknya diproses Mahkamah Konstitusi (MK) diproses dengan baik. Dia berharap MK tidak menjadi bagian dari rezim.

"Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup," kata BW di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Mereka menggugat hasil Pilpres 2019 karena menilai ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

"Mahkamah Konstitusi akan diuji apakah dia pantas untuk menjadi satu mahkamah yang akan menorehkan legacy dan membangun peradaban kedaulatan rakyat untuk masa yang akan datang," kata BW.

Dia mengajak seluruh masyarakat mencermati proses gugatan di MK nanti. Tim hukum Prabowo-Sandi juga mendorong MK untuk memeriksa dengan cermat, bertindak melampaui hukum (beyond the law) dan memperhatikan asas kedaulatan rakyat.

"Kami mencoba mendorong MK bukan sekadar mahkamah kalkulator yang bersifat numerik, tapi memeriksa betapa kecurangan itu sudah semakin dahsyat," kata BW.

Menurut hasil rekapitulasi KPU, jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara. Adapun jumlah pemilih yang berada di dalam ataupun luar negeri mencapai 199.987.870 orang. Sementara pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 158.012.506 orang. Dari total suara yang masuk, 3.754.905 suara tidak sah sehingga jumlah suara sah sebanyak 154.257.601 suara.[]

Komentar

Loading...