Jokowi dan Prabowo Menang di TPS Mereka Mencoblos

Dua Capres RI di Pemilu 2019 Prabowo dan Jokowi. [Foto: Istimewa]

JAKARTA - Kandidat Presiden nomor urut 01 dan 02, Jokowi dan Prabowo, dilaporkan menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mereka menggunakan hak pilihnya, Rabu (17/4/2019).

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang telak di TPS 041, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat. TPS 041 merupakan lokasi Prabowo mencoblos pagi tadi.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan nomor urut 02 itu meraih suara sebanyak 160. Sedangkan lawannya, Jokowi-Ma'ruf Amin, hanya mendapatkan 6 suara dan surat suara tidak sah berjumlah 4.

Jumlah pemilih di TPS ini tercatat sebanyak 117 DPT dan 144 yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Namun surat suara hanya tersedia 170 lembar.

Form hasil penghitungan suara kemudian ditandatangani oleh petugas KPPS, Panwaslu, dan satu saksi dari Prabowo-Sandiaga. Penghitungan suara di TPS ini tidak disaksikan saksi dari petahana Jokowi-Ma'ruf.

Sementara itu, Calon presiden petahana Joko Widodo menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 008 Gambir, lokasi ia dan istrinya Iriana Joko Widodo memberikan suara pada Rabu pagi.

Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin menang dengan mendapatkan suara 109 sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 46 suara.

Satu suara dinyatakan tidak sah oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara karena mencoblos tepat di tengah kertas suara.

Jumlah pemilih secara keseluruhan adalah 235 orang yang terdiri dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 198 orang, Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb) 35 orang dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) ada 2 orang.

Namun yang menggunakan hak pemilihnya hanya 156 yang terdiri dari DPT sebanyak 119, DPTb sejumlah 35 dan DPK 2 orang. Saksi dari pasangan 02 tidak ada yang hadir saat perhitungan suara tersebut.

Jokowi saat pencoblosan mengaku optimis dapat memenangi pilpres 2019. "Ya selalu dalam dalam bekerja kita ini optimis terus," kata Jokowi. []

Komentar

Loading...