Machsalmina Ali: Golkar Aceh Butuh Pemimpin Baru

Tokoh Partai Golkar Aceh, Machsalmina Ali. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Tokoh Partai Golkar Aceh, Machsalmina Ali, menilai Golkar Aceh membutuhkan sosok pemimpin baru dalam memimpin di periode mendatang. Sosok baru dirinya berharap dapat membawa partai berlambang beringin itu lebih baik ke depannya.

“Pengalaman saya saat pernah menjadi pengurus Golkar, bahwa pemimpinnya itu betul-betul tokoh yang memiliki kapabitilas, amanah, jujur, dan bijaksana dalam memimpin. Untuk itu ke depan, yang menjadi pemimpin Partai Golkar di Aceh adalah sosok yang betul-betul punya dedikasi yang tinggi, punya pergaulan, serta wawasan yang luas. Sehinggga dia dapat merangkul segala elemen yang ada di masyarakat dan membawa Golkar Aceh lebih baik,” kata Machsalmina Ali kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (3/2/2020), menanggapi jelang berlangsungnya Musda Partai Golkar Aceh untuk memilih ketua baru, yang akan digelar pada 5-6 Maret 2020 di Hermes Palace Hotel.

Mantan bupati Aceh selatan dua periode ini mengatakan, sosok-sosok yang dipastikan maju sebagai calon ketua Partai Golkar yaitu TM Nurlif dan T. Husin Banta.

“Mungkin saja nanti akan ada perubahan, tetapi yang saya tahu saat ini dua nama. Dari dua calon ini, saya melihat ke depan, diharapkan yang menjadi ketua adalah orang-orang yang bebas dari koruptor, punya wawasan luas, serta tahu perkembangan masyarakat saat ini. Dengan harapan dapat menarik minat masyarakat agar bisa mendukung berbagai program Golkar,” kata Machsalmina.

“Orang-orang ini diharapkan punya kapabilitas, dedikasi, loyalitas, serta diharapkan terbebas dari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena yang menjadi pemimpin golkar selama ini adalah orang-orang yang bebas dari koruptor, sehingga dapat menjadi panutan masyarakat,” harapnya.

Menjelang musda Golkar Aceh, Machsalmina menambahkan, berbagai isu dapat berkembang dan dinamika dapat terjadi. Namun demikian, dia menilai para kader Golkar Aceh khususnya para pengurus daerah akan lebih cerdas menyikapinya.

“Mudah-mudahan dengan adanya nilai intelektual dari pengurus tingkat I dan II, mereka akan memilih figur yang betul-betul bertanggungjawab terhadap berbagai program Golkar di masa yang akan datang,” ujarnya.

Mantan cawagub Aceh yang mendampingi Tarmizi A. Karim pada Pilkada 2017 lalu ini menilai, sosok yang lebih tepat untuk memimpin Partai Golkar ke depannya adalah T. Husin Banta.

“Kalau secara objektif dari berbagai DPD II Partai Golkar, sudah ada dukungan 18 kabupaten/kota untuk T. Husin Banta. Kami yakin dan percaya, berdasarkan perkembangan yang ada saat ini, Teuku Husin Banta akan dipercayakan memimpin Partai Golkar Aceh nantinya,” ungkap Machsalmina Ali.

Terkait alasan dirinya mengharapkan T. Husin Banta untuk dapat memimpin Partai Golkar ke depan, Machsalmina mengatakan selama ini kepengurusan Partai Gokar kurang terbuka dan kurang musyawarah, sedangkan sosok T. Husin Banta menurutnya terbuka dan lebih memiliki sikap kegotong-royongan, dan memiliki pergaulan yang baik dengan tokoh-tokoh Gokar serta tidak membeda-bedakan antara sesama pengurus dan kader Golar di Aceh.

“Dengan beliau memimpin Partai Golkar ke depan, saya yakin belau dapat merangkul berbagai elemen untuk membawa Golkar Aceh lebih baik di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Jelang Musda Partai Golkar, Machsalmina mengimbau kepada seluruh kader dan pengurus Partai Golkar di Aceh agar dapat mensukseskan musda tersebut, sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Untuk para kandidat ketua, saya mengharapkan untuk dapat bertarung secara demokratis,” harapnya. []

Komentar

Loading...