Paripurna Usulan Hak Angket DPRA Digelar 27 Oktober 2020

Ilustrasi Sidang Paripurna DPRA. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memutuskan untuk melaksanakan sidang paripurna dengan agenda Usulan Pelaksanaan Hak Angket kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Paripurna tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2020 mendatang.

Pelaksanaan Hak Angket tersebut merupakan lanjutan dari penolakan terhadap jawaban Plt Gubernur Aceh terkait interpelasi DPRA. Dalam tanggapan DPRA terhadap jawaban Plt Gubernur yang dilaksanakan dalam rapat paripurna 29 September 2020, DPRA menolak seluruh jawaban Plt Gubernur dan akan melaksanakan hak konstitusional DPRA lainnya. Hak konstitusional yang dipilih kemudian adalah hak angket.

Salah seorang inisiator uusulan penggunaan Hak Angket DPRA, Fahlevi Kirani, menjelaskan salah satu alasan DPRA menggunakan hak angket adalah untuk menyelidiki lebih dalam lagi persoalan yang pernah disampaikan dalam poin-poin interpelasi.

Persoalan lain yang dibahas dalam rapat Badan Musyawarah DPRA yakni terkait pelantikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjadi gubernur definitif sisa masa jabatan 2017-2022.

Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin mengatakan pelantikan gubernur akan dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRA, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Terkait jadwal pelantikan, kata dia, DPRA telah menjadwalkan pada awal November 2020.

“Kami tentukan jadwalnya dari tanggal 1 sampai 15 November. Setelah ini DPRA akan berkoordinasi dengan Kemendagri terkait kesiapan waktu Mendagri Pak Tito Karnavian,” kata Dahlan Jamaluddin.

“Tanggalnya tergantung waktu Mendagri, yang pasti dilantik dalam sidang paripurna DPRA,” ungkap Dahlan. []

Komentar

Loading...