Puan Maharani Jadi Perempuan Pertama Menjabat Ketua DPR-RI

Puan Maharani saat akan mengikuti pelantikan anggota DPR-R, Selasa (1/10/2019). [Foto: Tempo.co]

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan Puan Maharani yang akan menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Periode 2019-2024.

"Iyaa," ujar Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul lewat pesan singkat kepada Tempo, Selasa, 1 Oktober 2019.

Bambang mengatakan, alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk Puan yakni atas ukuran rekam jejak, integritas, kapasitas dan kompetensi. "Tanpa bermaksud memuji, tapi memang Mbak Puan saat ini di PDI Perjuangan adalah tokoh muda yang tak tertandingi," ujar Bambang Pacul.

Sejak awal, Puan adalah satu-satunya nama yang muncul untuk posisi Ketua DPR RI Periode 2019-2024. Usai pelantikan anggota DPR, Selasa Siang ini, PDIP akan menggelar konferensi pers secara resmi ihwal hal tersebut.

Sementara itu Politikus PDIP, Puan Maharani, mengaku bangga karena partai menunjuknya menjadi calon Ketua DPR.

"Pecah telor pimpinan DPR perempuan setelah 70 tahun. Semoga bisa menjadi inspirasi lah," kata Puan Maharani di Ruangan Fraksi PDIP, Lantai 7 Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa, 1 Oktober 2019.

Puan mengatakan ia juga sudah mundur dari jabatan sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI). "Kemarin saya sudah izin pamit ke presiden untuk mundur agar bisa dilantik menjadi anggota DPR RI," kata Puan Maharani.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, posisi Ketua DPR diberikan kepada partai pemenang pemilu. Kali ini, menjadi jatah PDIP.

Selanjutnya posisi wakil ketua DPR akan ditempati perwakilan partai dengan perolehan suara terbanyak berikutnya secara berurutan. Untuk periode ini, jatah wakil ketua DPR diperoleh Golkar, Gerindra, PKB, dan NasDem selaku partai yang masuk lima besar suara terbanyak.[]

Komentar

Loading...