Sandiaga Sebut Tim Hukumnya Lengkapi Alat Bukti Tambahan untuk Hadapi Sidang MK

Sandiaga Uno. [Foto: Detik.com]

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan persidangan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 14 Juni 2019.

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, tim hukumnya saat ini terus berdiskusi guna melengkapi bukti-bukti yang sudah diberikan ke MK saat pengajuan beberapa waktu lalu.

“Ini lagi didiskusikan, jadi kita melengkapi sekarang kontruksi hukumnya, bukti-buktinya juga dilengkapi sebelum registrasi tanggal 11,” kata Sandiaga saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2019).

Mengenai link berita yang sudah diajukan, Sandi menyebut jika link tersebut sudah sangat relevan dalam konstruksi yang ada di mana kecurangan sudah ditemukan.

“Berita tersebut kan sudah menjadi temuan di masyarakat, tapi tentunya akan dilengkapi dengan bukti lanjutan, kita serahkan ini ke proses, nanti tim hukum yang akan melengkapi tambahannya, sebelum acara persidangannya di mulai tanggal 14,” tutur dia.

Diketahui sebelumnya, Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah mengajukan gugatan sengketa Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Jumat 24 Mei 2019. Tim Prabowo-Sandi, melampirkan 51 bukti terkait permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke MK.

Berdasarkan berkas permohonan, Tim Hukum Prabowo-Sandimencoba membuktikan dalil Pilpres 2019 adalah pemilu yang dilakukan penuh kecurangan yang tersturktur, sistematis dan masif. Hal tersebut diukur dari penyalahgunaan APBN, ketidaknetralan aparat, penyalahgunaan birokrasi, pembatasan media dan diskriminasi perlakukan dan penyalahgunaan penegakan hukum. []

Komentar

Loading...