Sejumlah Calon Ketua Bersaing di Musda PKS Banda Aceh

Pengurus PKS Banda Aceh saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelaksanaan Musda. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Sejumlah kandidat atau calon ketua akan bersaing di Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banda Aceh untuk menduduki jabatan ketua DPD PKS Banda Aceh.

Hal itu mencuat dalam diskusi Pengurus DPD PKS Banda Aceh bersama wartawan yang digelar di Abraj Rooftop Lounge Grand Arabia Hotel, Banda Aceh, Kamis malam (24/12/2020). Kegiatan silaturrahmi dengan media itu turut dihadiri sejumlah pengurus DPD PKS Banda Aceh lainnya yakni Irwansyah, Farid Nyak Umar, Zulfikar, serta sejumlah pengurus PKS Banda Aceh dan para anggota DPRK Banda Aceh Fraksi PKS.

Ketua DPD PKS Banda Aceh Iwan Sulaiman ketika ditanyai wartawan membenarkan ada sejumlah nama yang mencuat dalam pencalonan ketua DPD-PKS Banda Aceh. Namun dia tidak mengetahui pasti keseluruhan nama kandidat itu, dikarenakan pemilihan dan penetapan Ketua DPD merupakan kewenangan penuh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Musda PKS Banda Aceh, kata Iwan, direncanakan digelar pada Senin, 28 Desember 2020 mendatang.

“Di antaranya nama-nama yang berkembang ada dari beberapa pengurus sekarang (PKS Banda Aceh) dan beberapa dari DPW PKS Aceh,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, beberapa nama yang berkembang sebagai calon ketua PKS banda Aceh tersebut di antaranya yakni Farid Nyak Umar yang merupakan Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Banda Aceh yang juga menjabat sebagai Ketua DPRK Banda Aceh, Surya Mutiara yang kini menjabat sebagai wakil ketua DPD PKS Banda Aceh, Irwansyah yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPD PKS Banda Aceh, Zulfikar, Jifri yang merupakan bendahara DPD PKS Banda Aceh, Zulfikar yang merupakan Ketua Bidang Organisasi PKS Banda Aceh, Ridha Saputra yang merupakan ketua Bidang Humas DPD PKS Banda Aceh.

Kemudian nama lainnya yang dikabarkan muncul, Iwan menambahkan, yakni Tati Meutia Asmara yang kini menjabat sebagai Ketua Bidang Kebjakan Publik PKS Banda Aceh dan anggota DPRK Banda Aceh, Sri Wahyuni yang kini menjabat oraganisasi bidang peremuan DPD PKS Banda Aceh, serta Yesi Budaya Sari yang juga pengurus di bidang perempuan PKS Banda Aceh.

“Ada juga beberapa nama lain yang dari pengurus DPW, seperti Pak Saifunsyah, Munardi, serta Pak Norman Hidayat, serta banyak nama lain yang muncul-muncul,” ungkap Iwan.

Iwan menegaskan, tidak tertutup kemungkinan sejumlah nama-nama lainnya akan muncul sebagai kandidat ketua PKS Banda Aceh yang baru.

“Prinsipnya semua saran dan masukan kader-kader akan disuarakan lewat pengurus DPD dan organisasi (sayap) ke pengurus pusat. Tidak ada yang tidak boleh. Yang tidak boleh itu lobi dan promosi diri,” ujarnya.

Ketika ditanyai apakah dirinya akan kembali mencalonkan diri, Iwan mengatakan secara pribadi dirinya tidak mencalonkan diri lagi. Namun hal itu dikembalikannnya kepada pengurus DPD, DPW serta DPP PKS.

“Saya boleh ditempatkan di mana saja sesuai yang dibutuhkan partai, jadi saya tidak ada istilah maju atau mundur,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris DPD PKS Banda Aceh Irwansyah dalam kesempatan itu berterima kasih atas dukungan media selama ini, di mana pada Pemilihan Legislatif (PIleg) 2019 lalu, PKS Banda Aceh meraih 18 ribu lebih suara hingga mendapatkan kursi ketua DPRK Banda Aceh.

“Ke depan PKS Banda Aceh akan terus berbenah, serta terus memperjuangkan pesoalan-persoalan masyarakat, sesuai motto baru PKS yakni PKS Pelayan Rakyat,” ujarnya. []

Komentar

Loading...