Situng KPU 68,62 Persen: Selisih Suara Jokowi-Prabowo 13,24 Juta

Jokowi dan Prabowo. [Foto: Kompas.com]

JAKARTA - Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pilpres 2019 hingga Senin, 6 Mei 2019 pukul 19.30, masih mencatat keunggulan pasangan Joko Widodo alias Jokowi - Ma'ruf Amin atas Prabowo - Sandiaga Uno. Jokowi - Ma’ruf meraih 59.201.949 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga mendapat 45.956.654 suara.

Suara yang masuk ke KPU sudah mencapai atau 68,62 persen dari total suara hasil pencoblosan. Dilansir dari situs pemilu2019.kpu.go.id, perolehan suara Jokowi - Ma'ruf 56,30 persen; sedangkan Prabowo - Sandiaga adalah 43,70 persen. Selisihnya 13.245.295 suara atau 12,60 persen.

Angka itu didapat dari penghitungan 558.179 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.

Perolehan suara Jokowi - Ma'ruf di Jawa Timur mencapai 9.268.783 suara sedangkan Prabowo - Sandiaga memperoleh 4.490.301 suara. Di Bengkulu Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 582.404 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga yakni 585.421 suara. Di Luar Negeri, Jokowi - Ma'ruf memperoleh 419.457 suara dan Prabowo - Sandiaga yakni 179.192 suara.
Mengenai Informasi Perhitungan Suara (Situng), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan hasil penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dimasukkan ke formulir C1. Formulir itu dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

Arief menjelaskan proses penghitungan suara. KPPS-KPPS selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, dipindai masuk ke dalam server KPU dan dipublikasikan. “Itu Situng," ujar Arief di Jakarta pada 17 April 2019.

Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019. KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan hasil akhir Pemilu 2019. []

Komentar

Loading...