Belajar Tatap Muka Diterapkan, Kadis Pendidikan Aceh Utara: Jaga Kesehatan Siswa

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Saifullah. [Foto: AcehOnline/Jefry]

ACEH UTARA - Menjelang diterapkannya proses belajar tatap muka, Senin (7/9/2020) pekan depan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Saifullah, mengingatkan kepada para kepala sekolah, dewan guru dan wali siswa agar selalu menjaga dan mengawasi siswa nantinya.

“Saya sudah intruksikan kepada kepala sekolah dan dewan guru agar memperketat protokol kesehatan saat di lingkungan sekolah. Begitu juga di rumah, wali siswa sangat berperan menjaga anaknya. Karena, kesehatan siswa adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Saifullah, Kamis (3/9/2020).

Menurutnya, setiap sekolah telah mempersiapkan diri untuk melaksanakan protokol kesehatan dan minimal setiap sebulan satu kali wajib melakukan penyomprotan di sekolah masing masing.

“Saya harapkan, proses belajar tatap muka yang kita lakukan bertahap sesuai SKB empat menteri dan juga petunjuk dari ketua gugus tugas Covid-19 dapat berjalan lancar,” kata Saifullah.

Seperti diketahui, belajar tatap muka mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP di Aceh Utara ini dilakukan karena ada perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang membolehkan belajar tatap muka di daerah zona hijau dan kuning secara bertahap. SKB tersebut menegaskan, sekolah boleh tatap muka jika pemerintah daerah sudah memberi izin melalui dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota.

Selain itu, juga berdasarkan persetujuan atau rekomendasi satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat dengan syarat memperketat protokol kesehatan. Kemudian, adanya pernyataan dari wali murid dan komite sekolah.

Rekomendasi dari ketua gugus tugas Covid-19 Aceh Utara dalam hal ini Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib dikeluarkan berdasarkan dukungan dari unsur Forkopimda. Kendati demikian, bagi wali murid yang tidak ingin anaknya belajar tatap muka, pihak Dinas Pendidikan tidak memaksa. []

Komentar

Loading...