Kenang Tsunami, Bupati Aceh Timur Gelar Doa Bersama Dipimpin Ulama Kharismatik

Rocky bersama jamaah ikut memanjatkan tahlil dan doa mengenang anak dan keluarganya serta masyarakat Aceh secara umum yang menjadi korban tsunami 2004 silam di kediamannya di Buket Itam, Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur, Jumat malam (25/12/2020). [Foto: Istimewa]

IDI - Mengingat anak-anaknya dan keluarga yang menjadi korban tsunami, Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib, menggelar tahlil dan doa di kediamannya di Buket Itam, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, Jumat malam (25/12/2020).

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin ulama kharismatik Aceh, Tgk Abdul Wahab atau Abu Wahab Keude Dua. Selesai doa, kegiatan dilanjutkan dengan penyantunan ratusan anak yatim dari Dayah Al Huda Darul Ihsan, Aceh Timur.

Mengingat lokasi kediaman yang sempit, sehingga jamaah tahlil yang diundang terbatas, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sejumlah petugas dari Pol PP dan WH dikerahkan untuk mengingatkan jamaah agar tetap memakai masker dan menjaga jarak.

Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib yang akrab disapa Rocky di sela-sela doa bersama itu mengatakan, tahlil dan doa yang digelar tersebut untuk mengenang almarhum anak, keluarganya dan masyarakat Aceh secara umum yang menjadi korban tsunami dalam musibah tsunami Aceh, pada 26 Desember 2004 silam.

"Semoga Allah SWT menerima doa sesuai dengan niat para jamaah yang hadir," kata Rocky, seraya mengapresiasi atas kedatangan dan keikhlasan doa yang dipanjatkan secara bersama-sama dengan harapan diterima disisi-Nya.

Pimpinan Dayah Al Maimanah Keude Dua, Tgk Abdul Wahab atau Abu Keude Dua, dalam kesempatan itu mengatakan, doa yang dipanjatkan orangtuanya dengan niat untuk anak-anak sangat dekat untuk diterima, karena doa ayah atau ibu untuk anaknya tidak ada hijab.
"Oleh karenanya, kita harus sering-sering mendoakan almarhum-almarhumah yang sudah tiada dengan harapan Allah akan mengampuni doa semasa hidupnya dan menerima arwah di sisi-Nya, amin," kata Abu Keude Dua. []

Komentar

Loading...