Masalah Kesejahteraan Guru Masih Menjadi Prioritas PGRI Aceh

Pengukuhan pengurus PGRI Aceh Utara. [Foto: AcehOnline/Jefry]

ACEH UTARA - Masalah kesejahteraan serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) guru masih menjadi agenda dan prioritas organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh yang tetap harus diperjuangkan.

“Kesejahteraan dan bagaimana upaya mencerdaskan guru serta melindungi guru, tiga poin penting ini merupakan misi dari PGRI Aceh. Paling penting adalah konsolidasi internal, mulai dari pengurus provinsi hingga kabupaten/kota hingga cabang sampai ranting di sekolah-sekolah,” kata Ketua PGRI Provinsi Aceh Al Munzir kepada acehonline.co usai acara pengukuhan pengurus PGRI Aceh Utara di Hote Lido Graha, Sabtu (31/10/2020).

Dengan konsolidasi itu, kata dia, PGRI akan solid. Selanjutnya, akan dengan mudah menjalankan tiga poin penting yakni, memperjuangkan kesejahteraan, mencerdaskan dan perlingdungan terhadap para tenaga pendidik yang ada di Provinsi Aceh.

“Di situlah mereka saling menguatkan bagaimana caranya berupaya mewujudkan tiga poin penting yang menjadi agenda PGRI ke depan. Dan, kekompakan serta saling menguatkan inilah yang harus benar-benar ada di tubuh PGRI,” sebutnya.

Terkait kesejahteraan guru honorer, pihaknya mengakui bahwa memang ada kabupaten/kota yang memadai dan daerah yang masih memiliki keterbatasan dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Untuk itu, PGRI dituntut bersinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) guna mencari solusi yang terbaik.

“Di sinilah dituntut bagaimana caranya PGRI berkonsultasi dan bersinergi dengan pemda dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah serta mencari solusi secara bersama–sama dengan duduk bermusyawarah. Saya pikir, itu salah satu cara yang bisa kita tempuh,” tandas Al Munzir.

Hal senada juga disampaikan Ketua PGRI Aceh Utara, Sarjan. Menurutnya, peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan guru sudah menjadi agenda yang saat ini harus diperjuangkan oleh PGRI Aceh Utara.

“Kami akan duduk kembali dengan dinas terkait guna membicarakan apa yang diperjuangkan oleh PGRI. Setidaknya, adalah perhatian dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, apalagi ada guru – guru yang memang bertugas di kawasan terpencil. Ini harus kita perjuangkan, semoga saja ada solusi terbaik,” pungkasnya. []

Komentar

Loading...