Meriahkan Tahun Baru Islam, Ratusan Anak Yatim di Aceh Timur Disantuni

Pemberian santunan kepada anak yatim se-Kecamatan Darul Aman di halaman Masjid Besar Baitu Muttaqin Idi Cut, Aceh Timur, Sabtu (29/8/2020). [Foto: AcehOnline/Zulkifli]

IDI CUT - Memeriahkan Tahun Baru Islam, tidak kurang dari 250 anak yatim piatu se-Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, disantuni. Penyantunan terhadap ratusan anak yatim yang telah dilakukan selama 22 tahun itu dipusatkan di Masjid Besar Baitu Muttaqin Idi Cut, Kec. Darul Aman, Aceh Timur, Sabtu (29/8/2020).

Aksi sosial itu awalnya digagas salah seorang ulama kharismatik Aceh yakni Tgk Abdul Wahab Bin Tgk Abdul Hamid di tahun 1998.

"Walaupun dalam suasana pandemi Covid-19, namun alhamdulillah masyarakat dari 45 desa di Idi Cut, masih bisa melaksanakan agenda tahunan ini," kata Ketua Panitia Pelaksana Penyantunan Anak Yatim se-Darul Aman, Tgk Saiful Anwar.

Sumbangan yang diberikan untuk 250 anak yatim berupa uang tunai masing-masing Rp200 ribu ditambah kain baju. Sementara makan siang para anak yatim yang biasanya dipusatkan di lantai dua masjid, tahun ini memutuskan untuk membungkus dan menyerahkan bersamaan dengan penyantunan.

"Nasi kotak yang kita berikan untuk para anak yatim adalah menu spesial," kata Tgk Saiful Anwar seraya mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat dan ucapan terimasih yang tak terhingga atas sumbangan yang diberikan untuk menyukseskan kegiatan penyantunan tersebut, baik masyarakat Aceh di dalam negeri ataupun masyarakat Darul Aman yang tergabung dalam Persatuan Perantau Darul Aman - Malaysia (PPDM) di Kuala Lumpur.

Dia menjelaskan, kegiatan penyantunan kali ini mengikuti protokol kesehatan. Bahkan, panitia telah menyediakan tempat cuci tangan dan seluruh panitia, jamaah doa dan para anak yatim diwajibkan mengenakan masker. Bahkan, untuk menghindari kerumunan pihaknya tidak mengundang para tamu dari luar Darul Aman, kecuali para donatur.

"Penyantunan dibagi dalam enam gruop sesuai dengan kemukiman yang berjumlah 40-44 anak yatim. Setiap grup berikan waktu penyantunan antara 30-40 menit. Bahkan untuk menghindari antri panjang, panitia juga membagi empat pos, sehingga setiap pos hanya diantre 10-11 anak yatim," urai Abon Darussa'adah. []

Komentar

Loading...