Unsyiah dan BPBA Gagas Pembentukan Siaga Tanggap Bencana di Trienggadeng

Pembentukan Tim Siaga Tanggap Bencana di Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. [Foto: IStimewa]

PIDIE JAYA - Melalui Program KKN Pembelajaran & Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang dibimbing oleh pakar gempa, Muksin Umar, Unsyiah bekerjasama dengan BPBA mendorong terbentuknya Tim Siaga Tanggap Bencana di Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.

Kegiatan ini dilakukan mengingat bahwa wilayah tersebut merupakan daerah rawan gempa bumi. Tim siaga dan tanggap bencana dibentuk berdasarkan peraturan desa dan dilantik oleh camat setempat di kantor kecamatan pada Senin, 29 Juli 2019.

Setelah pelantikan, tim tersebut dibekali dengan konsep pengurangan risiko bencana oleh Mukhsin Syafie, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBA. Pembekalan tim meliputi materi tentang landasan hukum pembentukan, peran serta masyarakat di Desa tangguh bencana serta tugas pokok dan fungsi tim siaga dan tanggap bencana. Kegiatan ini diikuti oleh 10 perwakilan Desa Kuta Pangwa, Meucat Pangwa, dan Deah Pangwa.

Koordinator mahasiswa KKN-PPM Pidie Jaya Kiki Setiawan menjelaskan bahwa proses pembentukan sudah melalui rapat perangkat desa dan difasilitasi oleh tim KKN. Kiki juga melaporkan, selama KKN mahasiswa telah menyiapkan peta jalur evakuasi, video keselamatan ketika bencana terjadi dan penyuluhan bahaya narkoba, serta beberapa kegiatan perorangan yang dilaksanakan oleh setiap mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa KKN juga melakukan simulasi evakuasi bencana gempa bumi di tiga sekolah di masing-masing desa. Pada saat pelantikan, tim mahasiswa KKN-PPM 2019 menyerahkan peta jalur evakuasi bencana kepada masing-masing kepala desa. Melalui KKN-PPM ini diharapkan berkurangnya tingkat risiko bencana untuk wilayah Trienggadeng, Pidie Jaya. []

Komentar

Loading...